PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU
Abstract
Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
Full Text:
PDFReferences
Affari, L. (2011). Dampak aktivitas bersepeda terhadap kesehatan mental emosional: Studi kasus pada komunitas pekerja bersepeda bike to work Bandung (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).
Candra, A. (2016). Pembinaan Prestasi Di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP). Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation, 47-52.
Cathleen Andrea Indrawan, B. R. (2013). Perancangan Kampanye Sosial Tentang Penggunaan Lajur Bersepeda Di Kota Surabaya. Jurnal DKV adiwarna, 1(2), 13.
Chris carmichael, dkk. (2003). Bugar Dengan Bersepeda (2 ed.). (i. hajar, Penerj.) jakarta.
Fatmawati, M. & Hasanah,A. (2017). Pengaruh olahraga brsepeda dalam menurunkan derajat dismenore pada mahasiswi fakultas kedokteran universitas muhammadiyah malang. jurnal ilmu kesehatan dan kedokteran keluarga, 9(1), 12-18.
Faizal Bahri, dkk. (2019). Survei Manajemen Pembinaan Prestasi Cabang Olahraga PABSI dan PASI di Koni Kota Kediri. Jurnal Prestasi Olahraga, 3(1).
Fitri Utami, W. (2014). Analisis pembinaan atlet kelas remaja cabang olahraga pencak silat di kelas olahraga smp negeri 1 suboh kabupaten situbondo. Jurnal Kesehatan Olahraga, 2(1).
Haerudin, A. (2014). Motivasi Olahraga Bersepeda Masyarakat Kota Bandung: Studi Komparasi Aktivitas Bersepeda di Car Free Day Jalan Dago, Merdeka, dan Buah Batu (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).
Liani,indri.2018.â€pengaruh latihan merangkak terhadap peningkatan kekuatan otot lengan atlet yunior bola voli yuso yogyakartaâ€.[skripsi].fakultas ilmu keolahragaan.Pendidikan Kepelatihan Olahraga.universitas negeri yogyakarta.Yogyakarta.
Liando, L. E., Amisi, M. D., & Sanggelorang, Y. (2021). GAMBARAN AKTIVITAS FISIK MAHASISWA SEMESTER IV FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNSRAT SAAT PEMBATASAN SOSIAL MASA PANDEMI COVID-19. KESMAS, 10(1)
Gilang Okta Prativi, S. S. (2013). Pengaruh Aktivitas Olahraga Terhadap Kebugaran. Journal of Sport Sciences and Fitness, 2(3).
pujiastuti, i. (2010). Prinsip Penulisan Kuesioner penelitian. jurnal agribisnis dan pengembangan wilayah, 2(1), 43-56.
Muhammad Iqbal Arys Agustavian, S. C. (2013). Perbedaan Bersepeda dan Jalan Kaki Ke Sekolah TerhadapTingkat Kebugaran Jasmani Siswa (Studi Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sempu Kabupaten Banyuwangi). Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 1(1).
Muskanan, K. (2015). Analisis Motivasi Berprestasi Atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik, 19(2), 105-113. Muskanan, K. (2015). Analisis Motivasi Berprestasi Atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Provinsi Nusa Tenggara Timur. JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik), 19(2), 105-113.
Pramudya,Ryan.2018.â€Hubungan Persepsi Diri,Motivasi Berolahraga dengan Tingkat Aktivitas Fisik Pada Siswa SMA di Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang Jawa Tengahâ€.[Skripsi]..Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan. Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.Universitas PGRI Semarang.Semarang.
Pranata, A. Y. (2016). Survei Minat dan Motivasi Masyarakat Untuk Bersepeda Pada Pelaksanaan“JOGJA LAST FRIDAY RIDEâ€Di Kota Yogyakarta (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang).
Sutri.(2014).Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kesegaran Jasmani Pada Remaja Puasa.[Naskah Publikasi]..Fakultas Ilmu Kesehatan. Program studi DIV FISIOTERAPI.Universitas Muhammadiyah Surakarta.Surakarta.
Siantoro, G. (2021). ANALISIS MOTIVASI MASYARAKAT BERSEPEDA DIMASA PANDEMI COVID-19. Jurnal Prestasi Olahraga, 4(4), 1-5.
Syam,Yulinar.(2017). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Obesitas Pada AnakUsia Sekolah Di SD Negeri Mangkura 1 Makassar.[skripsi].Program Studi Ilmu Keperawatan.Fakultas Keperawatan.Universitas Hasanudin Makassar.Makassar.
Wahyunu,Dewi.(2017).â€Tingkat Aktivitas Jasmani Harian Siswa Kelas Sekolah Dasar Se-Kelurahan Triharjo Pandak Banulâ€.[Skripsi].Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Penjas Jurusan Pendidikan Olahraga.Fakultas Ilmu Keolahragaan.Universitas Negeri Yogyakarta.Yogyakarta.
Qohhar, W. (2017). Dampak Bersepeda Ke Sekolah Terhadap Kebugaran Jasmani. Jurnal Kependidikan Jasmani dan Olahraga, 1(1), 43-49.
Refbacks
- There are currently no refbacks.