PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU

Maria Fransiska Mongkek, Elisaveth Tantiana Ngura, Josep Marsianus Rewo

Abstract


Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.



Full Text:

PDF (Bahasa)

References


Peraturan Menteri Nomor 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.

Putri, Aennur Fallah. (2016). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Sebagai Bahan Ajar Pada Mata Pelajaran Pengetahuan Bahan Makanan Bagi Siswa Kelas X Jasa Boga SMK Muhammadiyah I Moyudan. Proposal Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Tehnik Boga Fakultas Tehnik Universitas Negeri Yogyakarta.

Santrock, Jhon (2007). Perkembangan Anak. Jilid 1 Edisi kesebelas.Jakarta : PT. Erlangga.

Thiagarajan, Sivasailam. (1974). Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children. Washinton DC: National Center for Improvement Educational System.

Tias, Suryaning Sitta. (2014). Perancangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Bergambar Untuk Menumbuhkan Sikap Dan Karakter Anak Usia Dini Di TK PGRI Bluto Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep. Jurnal Pendidikan Seni Rupa, Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014, 24-28.

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Yuliana, (2018). Pengembangan Buku Cerita Bergambar Sebagai Bahan Ajar Dalam Perkembangan Moral Anak Usia Dini Taman Kanak-Kanak Islamiyah Desa Tanjung Raja. Skripsi, (Tidak Diterbitkan). Lampung; Program Pasca sarjana Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.




DOI: https://doi.org/10.26877/paudia.v8i2.4814

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.