PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU

Anik Lestariningrum, Intan Prastihastari Wijaya

Abstract


Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.



Full Text:

PDF (Bahasa)

References


Hijriati. 2017. Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak. Volume III. Nomor 1 Januari-Juni 2017; 74-92

Karwati, Euis. (2014). Pengembangan Pembelajaran Dengan Menekankan Budaya Lokal Pada Pendidikan Anak Usia Dini. Eduhumaniora: Vol.6, No.1, Januari 2014; 53-60

Kuntjojo, dan Wijaya, Intan P. (2018). Model Assesmen Informasi Kecerdasan Jamak Anak Usia 4 dan 5 Tahun. Jurnal Pendidikan Usia Dini. Vol.12 edisi 1, April 2018; 88-103

Maryatun, Ika B. (2017). Pengembangan Tema Pembelajaran Untuk Taman Kanak-kanak. Jurnal Pendidikan anak, Vol.6, Edisi 1 Juni 2017;41-47

Nurani, Yuliani. (2014). Kurikulum Anak Usia Dini. Program Studi PG PAUD, FIP, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta: Buku Ajar

Santrock, John. W. (2011). Perkembangan Anak Edisi 7, Jilid 2 (terjemahan Sarah Genis B), Jakarta: Erlangga

Suryana, Yaya dan Rusdiana, A. (2015). Pendidikan Multikultural, Suatu upaya Penguatan Jati Diri Bangsa. Konsep -Prinsip —Implementasi. Bandung; Pustaka Setia

Salinan Permendikbud 146 tahun 2014. Kurikulum PAUD; Jakarta;Direktorat Jenderal PAUD

---------------. Menyusun Rencana Kegiatan Pembelajaran PAUD K13 https://www.paud.id/2015/04/menyusun-rencana-kegiatan-pembelajaran-paud-k13.html) (diakses 26 September 2019)




DOI: https://doi.org/10.26877/paudia.v8i2.4755

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.