Urgensi Muatan Lokal Bahasa Daerah Sunda di SDN Cadasari 3

Annisa Rahmawati, Reva Nurandini, Siti Rohimahtul Hasanah

Abstract


Abstrak

Bahasa daerah merupakan bagian penting dari identitas dan kebudayaan suatu bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah, keterhubungan, dan kaidah Bahasa Sunda, serta menganalisis bentuk kearifan lokal yang mendukung pembelajarannya di sekolah dasar. Selain itu, penelitian ini juga menelaah penerapan muatan lokal Bahasa Sunda sebagai upaya pelestarian bahasa dan budaya daerah. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi di SDN Cadasari 3 Kabupaten Pandeglang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Sunda di sekolah dasar memiliki peran penting dalam menanamkan nilai budaya, membangun karakter, dan memperkuat identitas daerah. Kegiatan seperti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) menjadi sarana efektif dalam menumbuhkan semangat siswa untuk melestarikan bahasa Sunda sekaligus memperkaya pengalaman belajar berbasis budaya lokal. Selain itu, inovasi digitalisasi pembelajaran melalui platform learningsundanese.com membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan perkembangan zaman. Upaya pelestarian juga diperkuat dengan penyediaan bahan ajar berbasis budaya, kegiatan ekstrakurikuler, serta kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat. Dengan demikian, pelestarian bahasa daerah di sekolah dasar tidak hanya berfokus pada aspek linguistik, tetapi juga menjadi sarana pewarisan nilai-nilai kearifan lokal dan pembentukan jati diri peserta didik agar tetap bangga terhadap budaya bangsanya di tengah arus globalisasi.

Kata Kunci:  Bahasa daerah, Bahasa Sunda, kearifan lokal, pelestarian budaya.

 

Abstract

Regional languages are an important part of a nation's identity and culture. This study aims to describe the history, interconnectedness, and rules of the Sundanese language, as well as to analyze the forms of local wisdom that support its learning in elementary schools. Furthermore, this study also examines the application of local Sundanese language content as an effort to preserve regional languages and culture. The study was conducted using a descriptive qualitative approach with observation, interviews, and documentation techniques at SDN Cadasari 3, Pandeglang Regency. The results show that Sundanese 

language learning in elementary schools plays a crucial role in instilling cultural values, building character, and strengthening regional identity. Activities such as the Mother Language Shoots Festival (FTBI) are an effective means of fostering students' enthusiasm for preserving Sundanese while enriching their learning experiences based on local culture. Furthermore, innovation in digital learning through the learningsundanese.com platform helps teachers deliver more interactive and relevant learning. Preservation efforts are also strengthened by the provision of culture-based teaching materials, extracurricular activities, and collaboration between schools, teachers, parents, and the community. Thus, the preservation of regional languages in elementary schools does not only focus on linguistic aspects, but also becomes a means of inheriting local wisdom values and forming students' identities so that they remain proud of their national culture amidst the current of globalization.

Keywords: Regional languages, Sundanese, local wisdom, cultural preservation.


Keywords


Bahasa daerah, Bahasa Sunda, kearifan lokal, pelestarian budaya.

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik (2025). Statistik Sosial Budaya. 302. https://www.bps.go.id/id/publication/2025/05/28/1b5cdf50f49c754c3b581bd2/statistik-sosial-budaya-2024.html

Badan Pusat Statistik - Statistics Indonesia. (2025). Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun ke Atas yang Menggunakan Bahasa Daerah, baik di Rumah maupun dalam Pergaulan (Persen), 2024.

Badan Pusat Statistik Indonesia. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjUyNiMy/persentase-penduduk-berumur-10-tahun-ke-atas-yang-menggunakan-bahasa-daerah-baik-di-rumah-maupun-dalam-pergaulan.html

Dosen Muslim Indonesia, P., Selatan, S., Nur Lisdawati, L., & Syukri Gaffar, M. (2025). https://dmi-journals.org/jai/ Upaya Pelestarian Bahasa Daerah Melalui Festival Tunas Bahasa Ibu. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(2), 2025. https://dmi-journals.org/jai/

Hajar, S., Maharani, P., & Husain, F. (n.d.). Sosialisasi Pelestarian Bahasa Daerah dengan Pengaplikasian Bangga Berbahasa Daerah. 0411, 18–24.

Prasetyo, T., Humaira, M. A., Maryani, N., & Nurazizah, R. (2022). Model Narasikom: Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Sunda Siswa Kelas Rendah. DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(2), 211–222. https://doi.org/10.30997/dt.v9i2.6910

Prasetyo Teguh, Megan Asri Humaira2, N. M. (2022). PERSEPSI GURU TENTANG PEMBELAJARAN BAHASA SUNDA BERBASIS LINGKUNGAN. Braz Dent J., 33(1), 1–12.

Ramadani, I. (2025). Integrasi Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Kajang dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Abstrak Jurnal Pengabdian Nasional ( JPN ) Indonesia. Jurnal Pengabdian Nasional ( JPN ) Indonesia, 6(1), 274–284.

Ratna Dewi , Nadiva Dewi Maulina , Devi Nurviyanti, S. N. (2024). Manfaat Bahasa Daerah Banten di Sekolah Dasar (Sunda dan Jaseng). 2(4).

Suparman. (2025). Analisis Kesalahan Berbahasa pada Percakapan Masyarakat Lamasi. 5(3), 1961–1975.

Zakiyah, S. N., Machdalena, S., & Fachrullah, T. A. (2020). Korespondensi Fonemis Bahasa Sunda Dan Bahasa Jawa. IdeBahasa, 2(2), 121–132. https://doi.org/10.37296/idebahasa.v2i2.44

Chaer, A. (2020). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Kantor Bahasa Banten. (2020). Variasi Fonetik Bahasa Sunda Banten dan Nilai Budaya Lokal. Serang: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kulsum, N., Darnis, & Asdari. (2023). Pergeseran Bahasa Sunda di Wilayah Urban Banten. Jakarta: Balai Bahasa.

Kurniawan, A. (2021). Peran Bahasa Daerah dalam Pendidikan Anak. Jakarta: Pustaka Edukasi.

Kurniawan, I. (2023). Peran Bahasa Daerah dalam Membangun Identitas Budaya dan Sosial Masyarakat. Jurnal Linguistik Nusantara, 8(2), 45-58.

Kurniawan, I., & Putri, D. A. (2024). Analisis Kontrastif Penggunaan Preposisi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah serta Implikasinya pada Pembelajaran di SD. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 12(1), 78-87.

Ramdan, dkk (2023). Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Bahasa Daerah di Sekolah Dasar. Bandung: UPI Press.

Ratna Dewi, dkk. (2024). Pelestarian Bahasa Daerah di Sekolah Dasar sebagai Upaya Penguatan Identitas Budaya. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Sudjana. (2021). Dialektologi Bahasa Sunda di Wilayah Banten Selatan. Bandung: UPI Press.

Suhendi, T. (2022). Bahasa Sunda Banten: Tantangan dan Peluang Pelestarian. Jurnal Linguistik Nusantara, 5(2), 45-54.

Sulaeman, R. (2022). Bahasa dan Nilai Budaya Sunda Banten. Serang: Balai Bahasa Provinsi Banten.




DOI: https://doi.org/10.26877/jisabda.v6i2.25088

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JISABDA: Jurnal Ilmiah Sastra dan Bahasa Daerah, Serta Pengajarannya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.