PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU

Julianur Julianur, Muhammad Sukron Fauzi, Sukriadi Sukriadi

Abstract


Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.



Keywords


Sevolbas game, integrated learning approach

Full Text:

PDF (Bahasa)

References


Agus Mahendra. (2003). Falsafah Pendidikan Jasmani. Jakarta: Direktorat pendidikan Luar Biasa.

Bryan, C. L., & Solmon, M. A. (2007). Self-determination in physical education: designing class environments to promote active lifestyles. Journal of Teaching in Physical Education, 26, 260-278 Universitat De Barsalona

Depdiknas. (2006). Kurikulum Satuan Pendidikan.

Rianto, H. R. (2019). Pengembangan pembelajaran materi bola besar menggunakan e-learning berbasis moodle untuk kelas XI SMAN 10 Malang. SKRIPSI Mahasiswa UM.

Rahyubi, H. (2012). Teori-Teori Belajar Dan Aplikasi Pembelajaran Motorik. Bandung: Nusa Media.

Samsudin. (2008). pembelajaran Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SD/Mi. Jakarta: PT. Fajar Putra Grafika.

Sukintaka. (2004). Teori Pendidikan jasmani: Filosofi, pembelajaran, dan masa depan. Bandung: Penerbit Nuansa.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D Bandung: Alfabeta.

Trianto. (2010). Merancang Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: emas

Pangrazi, R. P. (2004). Dynamic Physical Education For Elementary School Children. (1-4).




DOI: https://doi.org/10.26877/jo.v5i1.5262

Refbacks

  • There are currently no refbacks.