PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU
Abstract
Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
Full Text:
PDFReferences
Alam, Md. Samsul., dan Paramati, Sudharshan Reddy. 2016. The impact of tourism on income inequality in developing economies: Does Kuznets curve hypothesis exist? Annals of Tourism Research 61: 111-126
Albqami, R. 2004. Economic Impact of Tourism Sector on Saudi Arabian Economy. Intermediate International Input-Output Conference 2-4. Belgium.
Antonakakis, Nikolaos., Dragouni, Mina., dan Filis, George. 2015. How strong is the linkage between tourism and economic growth in Europe? Economic Modelling 44: 142-155
Atana, Sibel., dan Arslanturk, Yalcin. 2000. Tourism and economic growth nexus: an input output analysis in Turkey. Procedia - Social and Behavioral Sciences 62: 952 – 956.
Mankiw, Gregory N. 2003. Teori Makroekonomi. Jakarta: Erlangga
Mikic, Mia. 1988. Tourism's contribution to the Yugoslav economy. Tourism Management. Volume 9, Issue 4, 301-316
Perez-RodrÃguez, Jorge V., Ledesma-RodrÃguez, Francisco., dan Santana-Gallego, MarÃa. 2015. Testing dependence between GDP and tourism's growth rates. Tourism Management 48: 268-282
Pratt, Stephen. 2015. The economic impact of tourism in SIDS. Annals of Tourism Research 52: 148-160
Rivera, Manuel A. 2016. The synergies between human development, economic growth, and tourism within a developing country: An empirical model for Ecuador. Journal of Destination Marketing & Management. http://dx.doi.org/10.1016/j.jdmm.2016.04.002
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supranto, J. 2006. Statistik. Teori dan Aplikasi. Jakarta: Erlangga.
Tang, Chor Foon., dan Tan, Eu Chye. 2013. How stable is the tourism-led growth hypothesis in Malaysia? Evidence from disaggregated tourism markets. Tourism Management 37: 52-57
Todaro, Michael P. dan Smith, Stephen C. 2009. Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Edisi Keenam Jilid I. Jakarta: Erlangga
Tugcu, Can Tansel. 2014. Tourism and economic growth nexus revisited: A panel causality analysis for the case of the Mediterranean Region. Tourism Management 42: 207-212
Webster, Craig., dan Ivanov, Stanislav. 2014. Transforming competitiveness into economic benefits: Does tourism stimulate economic growth in more competitive destinations? Tourism Management 40: 137-140.
DOI: https://doi.org/10.26877/ep.v5i2.7435
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2020 EQUILIBRIA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi