PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU
Abstract
Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aleandri, G., Girotti, L., 2014. Professional-lifelong education and training of teacher : a significant perspective and hard challenge for the development of school system. Procedia - Soc. Behav. Sci. 116, 1641–1644. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.01.449.
Badan Pusat Statistik, 2019. Potret Pendidikan Indonesia : Statistik Pendidikan 2019. BPS, Jakarta.
Ballman, T.L., Larsen-Freeman, D., 1988. Techniques and Principles in Language Teaching, The Modern Language Journal. Oxford university Press. https://doi.org/10.2307/328245.
Basturkmen, H., 2010. Developing Courses in English for Specific Purposes, McGraw-Hill series for teachers. Palgrave Macmillan, Hampsire.
Belhassen, Y., Caton, K., 2011. On the need for critical pedagogy in tourism education. Tour. Manag. 32, 1389–1396. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2011.01.014.
Brooks, V.I.A. and L.B., 2004. Preparing to Teach in Secondary Schools. Open University Press, Berkshire.
Chu, E.L., 2019. Exploring Curriculum as an Experience of Consciousness Transformation. Palgrave Macmillan, Vancouver. https://doi.org/10.1007/978-3-030-17701-0.
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, 2017. Strategi Implementasi Revitalisai SMK: 10 langkah Revitalisasi SMK. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Senayan.
Freire, P., 2000. Pedagogy of the Oppressed. the Continuum International Publishing Group Ltd, York Road.
Giroux, A., 2012. British Journal of Educational On Critical Pedagogy . By Henry 37–41. https://doi.org/10.1080/00071005.2012.714542.
Giroux, A.H., 2011. On Critical Pedagogy. York Road.
Herbert, L.P., Allen, J.M., Mcdonald, C. V, 2018. Exploring the in fluence of multi-field classroom observations on early career teachers ’ professional practice. Teach. Teach. Educ. 73,192–202. https://doi.org/10.1016/j.tate.2018.04.005.
Hutchinson, T., Waters, A., 1991. English for Specific Purposes: A Learning centred Approach, Handbook of Research in Second Language Teaching and Learning. Cambridge University Press, Victoria.https://doi.org/10.4324/9781315716893-5.
Lewis, M., Candlin, C.N., Mercer, N., 2001. English Language Teaching in Its Social Context, TESOL Quarterly. https://doi.org/10.2307/3588440.
Lunenberg, M., 2002. Designing a curriculum for teacher educators. Eur. J. Teach. Educ.https://doi.org/10.1080/0261976022000044872.
McLaren, P., Kincheloe, J.L., 2007. Critical pedagogy: Where are we now?.
Paltridge, B., Satrfield, S., 2013. The Handbook of English for Specific Purposes, The Handbook of English for Specific Purposes. Willey-Blackwell, Chichester. https://doi.org/10.1002/9781118339855.ch16.
Richards, J., Rodgers, T., 2001. Approaches and Methods in Language Teaching - Jack C. Richards, Jack Croft Richards, Theodore S. Rodgers. Cambridge University Press, Cambridge.
Saarinen, J., Etela, A., Va, K., 2010. Between school and working life : Vocational teachers ’ agency in boundary-crossing settings. Int. J. Educ. Res. 48, 395–404. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2010.04.003.
Savage, J., 2011. Cross-curricular Teaching and Learning in Secondary School. Routledge, Oxon. https://doi.org/10.4324/9780203835630.
Thomson, John, F., 1973. Foundations of vocational education: Social and Philosophical Concepts. Prentice Hall, Inc., Englewood Cliffs.
Ur, P., 2009. A Course in Language Teaching: practice and Theory, seventeent. ed. Cambridge University Press, Cambridge.
DOI: https://doi.org/10.26877/e-dimas.v12i2.6763
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) telah terindeks pada:
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) by LPP Universitas PGRI Semarang is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://journal.upgris.ac.id/index.php/jp3.


.png)









