PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU
Abstract
Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Astutik, R. Y. (2021). Menyusui di Masa Pandemi Covid-19. Ponorogo: Uwais.
Chen, H., et al. (2020). Clinical characteristics and intrauterine vertical transmission potential of COVID-19 infection in nine pregnant women: a retrospective review of medical records. Lancet. 7;395(10226), 809-815
Dinkes Kabupaten Kediri. (2019). Sosialisasi pencegahan stunting di Kabupaten Kediri. Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri.
Giuliani, C., et al. (2020). Breastfeeding during the COVID-19 pandemic: Suggestions on behalf of woman study group of AMD. Diabetes research and clinical practice, 165, 108239.
Hackman, N. M., et. al. (2015). Breastfeeding outcome comparison by parity. Breastfeed Med. 10(3), 156–62.
Kemenkes RI. (2012). PP No. 33 tahun 2012. Jakarta: Kemenkes RI.
Khodabandeh, F., et al. (2017). Effect of educational package on lifestyle of primiparous mothers during postpartum period: a randomized controlled clinical trial. Health Education Research, 32(5), 399-411.
LeFevre, A., et al. (2018). Program assessment of efforts to improve the quality of postpartum counselling in health centers in Morogoro Region, Tanzania. BMC Pregnancy and Childbirth, 18(282), 1-13
Sari, Y. R., Yuviska, I. A., & Sunarsih, S. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemberian Asi Eksklusif pada Bayi Usia 0-6 Bulan. Jurnal Kebidanan Malahayati, 6(2), 161–70.
WHO. (2020). Breastfeeding and COVID-19: Scientific brief. June 2020, 1-3. https://www.who.int/publications/i/item/10665 332639. Diakses tanggal 14 Juli 2020
DOI: https://doi.org/10.26877/e-dimas.v12i4.6535
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) telah terindeks pada:
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) by LPP Universitas PGRI Semarang is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://journal.upgris.ac.id/index.php/jp3.


.png)









