PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU

Fransiska Denensi, Bedilius Gunur, Emilianus Jehadus

Abstract


Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.



Full Text:

PDF

References


Gunur, B., Ramda, A. H., & Makur, A. P. (2019). Pengaruh Pendekatan Problem Based Learning Berbantuan Masalah Open-Ended Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau Dari Sikap Matematis Siswa [ The Influence Of The Problem-Based Learning Model Assisted By Open-Ended Problems Towards Mathematical Critic. JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education, 3(1), 1–15. https://doi.org/DOI: https://dx.doi.org/10.19166/johme.v3i1.1912

Hasanah, N., Caswita, & Bharata, H. (2014). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa, (1).

Jumaisyaroh, T., Napitupulu, E. E., & Hasratuddin. (2014). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa SMP melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. JURNAL KREANO, 5(2), 157–169.

Kurniasih, A. W. (2012). Scaffolding sebagai Alternatif Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika. JURNAL KREANO, 3(2).

Men, F. E. (2017). Proses Berpikir Kritis Siswa Sma Dalam Pengajuan Soal Matematika Berdasarkan Tingkat Kemampuan Matematika. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 9(1), 35–42.

Nika, K., Wiryokusumo, I., & Karyono, H. (2019). Pengaruh Penggunaan model Kooperatif Tipe Numbered Head Together Dan Direct Instruction Terhadap Hasil Belajar Matematika Pokok Bahasan Aritmatika Sosial Ditinjau Dari Kemampuan Awal. Jurnal Education and Development, 7(3), 42–48.

Pangaribuan, R. (2013). Model Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Meningkatkan Aktivitas Belajar Model Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Meningkatkan Aktivitas BelajaR.

Ristiasari, T., Priyono, B., & Sukaesih, S. (2012). Model Pembelajaran Problem Solving Dengan Mind Mapping Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Unnes Journal of Biology Education, 1(3).

Sari, P. R., Jamzuri, & Surantoro. (2015). Penerapan Model Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Kognitif Fisika Siswa Kelas X MIA 4 SMA Al Islam 1 Surakarta Materi Suhu dan Kalor. Jurnal Materi Dan Pembelajaran Fisika (JMPF), 5(1), 15–22.

Shoimin, A. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Solekhah, E., & Murdiana, I. N. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Palu Pada Materi Penjumlahan Dan Pengurangan Pecahan Bentuk Aljabar. Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako, 2(3), 249–260.

Subagio, Widodo, S. A., & Kusmanto, B. (2017). Peningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Melalui Nht Siswa Kelas VII SMP Negeri 11 Yogyakarta. In Prosiding Seminar Nasional Etnomatnesia (pp. 70–77).

Sulistiyo, A. N., & Kusmanto, B. (2017). Upaya Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Matematika Dengan Metode Two Stay Two Stray. In Prosiding Seminar Nasional Etnomatnesia (pp. 966–971).

Susanto, A. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Taniredja, H. T. Dkk, (2013). Model –Model Pembelajaran Inovatif Dan Efektif. Bandung: Alfabeta.

Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif, Konsep, Landasan, dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Trisnawati, N. F. (2017). Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Dengan Pendekatan Saintifik Dalam Pembelajaran Matematika Pada Siswa SMP Negeri 2 Kota Sorong. JURNAL “MEDIAN,†9(3), 36–42.




DOI: https://doi.org/10.26877/jipmat.v5i1.5725

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) telah terindeks pada:

         

Creative Commons License

JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) by LPP Universitas PGRI Semarang is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://journal.upgris.ac.id/index.php/jp3.