PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU
Abstract
Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arikunto, S. (2009). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Cheng, M.-F., & Lin, J.-L. (2015). Investigating the Relationship between Students’ Views of Scientific Models and Their Development of Models. International Journal of Science Education, 37(15), 2453–2475. https://doi.org/10.1080/09500693.2015.1082671.
Giere, R. (2006). Scientiï¬c Perspectivism. Chicago, IL: University of Chicago Press.
Gilbert, J. K., Boulter, C. and Rutherford, M. (1998). Models in explanations, Part 1: Horses for Courses. International Journal of Science Education, 20, 83–97.
Gilbert, J. K. and Reiner, M. (2000). Thought experiments in science education: potential and current realisation. International Journal of Science Education, 22, 265–283.
Justi, R., and J. Gilbert. (2002). Science Teachers’ Knowledge About and Attitudes Towards the Use of Models and Modelling in Learning Science. International Journal of Science Education, 24: 1273–1292.
Justi, R., and J. Gilbert. (2003). Teachers’ Views on the Nature of models. International Journal of Science Education, 25: 1369–1386.
Khan, S. (2011). What’s Missing in Model-based Teaching. Journal of Science Teacher Education, 22:535–560.
Mukhadis, Amat. (2013). Sosok Manusia Indonesia Unggul dan Berkarakter dalam Bidang Teknologi Sebagai Tuntutan Hidup di Era Globalisasi.
Nersessian, N. (1984). Faraday to Einstein: Constructing Meaning in Scientific Theories. Dordrecht: Matinus Nijhoff.
Oh, P. S., & Oh, S. J. (2011). What teachers of science need to know about models. An overview. International Journal of Science Education, 33(8), 1109–1130. https://doi.org/10.1080/09500693.2010.502191.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.
Svoboda, J., and C. Passmore. (2013). The Strategies of Modeling in Biology Education. Science & Education, 22: 119–142.
Venville, G., & Donovan, J. 2008. How pupils use a model for abstract concepts in genetics. Journal of Biological Education, 43(1), 6–14. https://doi.org/10.1080/00219266.2008.9656143.
Wellington, J. (1998). Practical work in science: time for a reappraisal. In J. Wellington (ed.), Practical Work in School Science: Which Way Now? (London: Routledge), 3–15.
Wijaya, E. Y, Sudijimat, D. A., & Nyoto, A. (2016). Transformasi Pendidikan Abad 21 Sebagai Tuntutan Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Era Global. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika 2016, Universitas Negeri Malang.
Zangori, L., & Forbes, C. T. (2016). Development of an Empirically Based Learning Performances Framework for Third-Grade Students’ Model-Based Explanations About Plant Processes. Science Education, 100(6), 961–982. https://doi.org/10.1002/sce.21238.
DOI: https://doi.org/10.26877/mpp.v15i2.10129
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.