Implementasi Sport Massage Bagi Olahragawan Dalam Meningkatkan Kebugaran di Kabupaten Garut

Asep Angga Permadi

Abstract


Abstrak Olahragawan di Kabupaten Garut menghadapi kendala dalam pemulihan cedera akibat kurangnya pemahaman tentang teknik terapi yang tepat serta keterbatasan akses ke fasilitas medis. Untuk mengatasi masalah ini, program pengabdian ini mengimplementasikan sport massage sebagai metode pemulihan yang dilakukan oleh mahasiswa yang telah mengontrak mata kuliah Penanganan dan Pencegahan Cedera Olahraga di Universitas Garut. Metode yang digunakan adalah praktik langsung sport massage dengan teknik effleurage, petrissage, tapotement, dan friction, serta edukasi kepada atlet dan pelatih tentang pentingnya terapi ini. Evaluasi dilakukan melalui survei kepuasan peserta dan pengamatan terhadap kondisi atlet pasca-terapi. Hasil menunjukkan 85% peserta sangat puas dan 15% cukup puas. Para atlet merasakan penurunan nyeri otot, peningkatan fleksibilitas, dan pemulihan lebih cepat. Selain itu, 90% mahasiswa berhasil menerapkan teknik dengan benar. Kendala utama adalah keterbatasan fasilitas pendukung dan perlunya pelatihan lanjutan bagi mahasiswa. Program ini terbukti efektif dalam membantu pemulihan cedera serta meningkatkan keterampilan mahasiswa. Pengembangan lebih lanjut diperlukan dengan meningkatkan kualitas pelatihan, memperluas cakupan layanan, dan menyediakan fasilitas terapi yang lebih baik.

Keywords


Sport massage, cedera olahraga, pemulihan, mahasiswa, olahragawan

Full Text:

PDF

References


Ilmi, M. A., Purwanto, B., Tinduh, D., Olahraga, I. K., Faal, D., Kedokteran, F., & Airlangga, U. (2018). Pengaruh Manipulasi Sport Massage terhadap Intensitas Nyeri Setelah Aktivitas Eksentrik. Jurnal Biosains Pascasarjana, 20(2).

Ita, S., Ibrahim, I., Hasan, B., & CS, A. (2022). Pelatihan Penanganan Cedera Olahraga Menggunakan Metode RICE, Sport Massage, dan Kinesiotaping pada Tim Akuatik PON-XX Papua Tahun 2021. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(2), 539–544. https://doi.org/10.54082/jamsi.281

Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Prentice Hall.

Muchamad Samsul Huda. (2022). Pelatihan Sport Massage bagi Mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Mulawarman. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.

Prasetiyo, A., Nugroho, R. A., & Kunci, K. (2023). Kontribusi Sport Massage Menggunakan Teknik Dasar Manipulatif terhadap Penurunan Asam Laktat pada Atlet Atletik. Aisyah Journal Physical Education, 2(1).

Prentice, W. E. (2014). Essentials of Athletic Injury Management (10th ed.). McGraw-Hill.

Priyambada, G., Raharja, A. T., & Putra, F. (2018). Persepsi dan Minat Pelatih Olahraga Sekolah Khusus Olahraga Internasional terhadap Sport Massage. Jurnal Keolahragaan, 6(1), 77–86. https://doi.org/10.21831/jk.v6i1.21180

Weerapong, P., Hume, P. A., & Kolt, G. S. (2005). The Mechanisms of Massage and Effects on Performance, Muscle Recovery and Injury Prevention. Sports Medicine, 35(3), 235–256.




DOI: https://doi.org/10.26877/jpom.v6i1.22408

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Asep Angga Permadi

 


Copyright of Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat ISSN 2808-1358 (Online - Elektronik)

Creative Commons License
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.