PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU

David Firna Setiawan

Abstract


Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.



Full Text:

PDF

References


Badan Nasional Sertifikasi Profesi. (2015). Mengembangkan Perangkat Asesmen (MPA). -: Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Diona Amelia, Susanto, A. F. (2015). Analisis Hasil Belajar Matematika Siswa Pada Pokok Bahasan Himpunan Berdasarkan Ranah Kognitif Taksonomi Bloom Kelas VII-A di SMPN 14 Jember Basic Cognitive Bloom Taxonomy Class VII-A in SMPN 14 Jember ). Jurnal Edukasi UNEJ, 2(1), 1–4.

Dubas, J. M., & Toledo, S. A. (2016). Taking higher order thinking seriously: Using Marzano’s taxonomy in the economics classroom. International Review of Economics Education, 21, 12–20. https://doi.org/10.1016/j.iree.2015.10.005

Ghanem Nayef, E., Rosila, N., Yaacob, N., & Ismail, H. N. (2013). Taxonomies of Educational Objective Domain. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 3(9), 2222–6990. https://doi.org/10.6007/IJARBSS/v3-i9/199

Herliani. (2016). Penggunaan Taksonomi SOLO ( Structure of Observed Learning Outcomes ) pada Pembelajaran Kooperatif Truth and Dare dengan Quick on the Draw untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Siswa pada Biologi SMA, 13(1), 232–236.

Jusup, A. H. (2003). Dasar-dasar akuntansi jilid 1. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN.

Krathwohl, D. R. (2002). GM - Moving to customer-centricity. Automotive Industries AI, 41(4). https://doi.org/10.1207/s15430421tip4104

Linn, R. L. (2005). Measurement and Assessment in Teaching, 9th Edition. Washington DC: Pearson.

Mager, R. F. (1962). Preparing Instrurctional Objectives. California: Fearon Publisher.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Lampiran Peraturan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Miller, M. D., & Linn, R. L. (2000). Validation of Performance- Based Assessments, 24(4), 367–378.

Muhammad Ridlo Yuwono. (2016). Analisis kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan soal geometri berdasarkan taksonomi bloom dan alternatif pemecahannya. Beta. Jurnal Tadris Matematika, 9(2), 111–133. Retrieved from http://www.jurnalbeta.ac.id/index.php/betaJTM/article/view/7

Nahar, N., & Safar, J. (2016). Proceedings of the International Conference on Education towards Global Peace 30 November – 01 December 2016 Kulliyyah of Education, International Islamic Education Malaysia. Proceedings of the International Conference on Education towards Global Peace 30 November - 01 December 2016 Kulliyyah of Education, International Islamic Education Malaysia, (December), 1–17.

Nurul Dwi Pratiwi, W. S. (2015). Pengembangan Instrumen Evaluasi Berbasis Taksonomi Structure of the Observed Learning Outcome ( SOLO ) Untuk Menentukan Profil Kemampuan Siswa dalam Memecahkan Masalah Fluida Statis

Nurul Dwi Pratiwi ,Woro Setyarsih Jurusan Fisika , Fakultas Matematika d. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika ( JIPF ), 04(03), 45–49.

Puji Rahayu, L., Ahmad Shakroni Nugroho, A., Santoso, M., & Widodo, S. (2018). Pengembangan Soal Matematika Hots (Higher Order Thinking Skills) Kelas X Berdasarkan Triple Theory. EFEKTOR. UNP Kediri, 5(2).

Rahardjo, S. S. (2004). Akuntansi Suatu Pengantar Edisi Lima. Jakarta: Salemba Empat.

Setiawan, D. F. (2018). Prosedur Evaluasi dalam Pembelajaran. Yogyakarta: Deepublish.

Sideeg, A. (2016). Bloom’s Taxonomy, Backward Design, and Vygotsky’s Zone of Proximal Development in Crafting Learning Outcomes. International Journal of Linguistics, 8(2), 158. https://doi.org/10.5296/ijl.v8i2.9252




DOI: https://doi.org/10.26877/ep.v3i2.3201

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 EQUILIBRIA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi