Peningkatan Kapasitas Desa Bangun Purba sebagai Desa Mandiri Air Bersih Berbasis Masyarakat yang Berkelanjutan
Abstract
Pada tahun 2017 Desa Bangun Purba mendapat bantuan PAMSIMAS (program nasional penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat) yang menyediakan air bersih kapasitas 1 liter/detik dengan sumber air dari mata air yang dialirkan ke sungai. Akan tetapi airnya tercemar dan mengandung besi (Fe) dan mangan (Mn) yang ditandai dengan warna air yang berubah menjadi kuning-coklat setelah kontak dengan udara. kegiatan Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) diharapkan dapat memberdayakan masyarakat desa melalui KKM dan BUMDES selaku mitra sebagai subjek (pelaku) program dengan upaya peningkatan kapasitas sehingga terbentuk desa mandiri air bersih yang berkelanjutan melalui penyediaan sarana berupa teknologi tepat guna (TTG) instalasi pengolahan air bersih layak konsumsi dan air minum isi ulang serta peningkatan kapasitas dan tata kelola kelembagaan. Tujuan khusus dari kegiatan PPDM ini adalah Perluasan prasarana jaringan sambungan rumah tangga kepada masyarakat desa bangun purba, peningkatan kapasitas KKM Paya Ambar dan BUMDES bangun purba dalam mengelola TTG instalasi air bersih dan unit usaha air minum isi ulang, Peningkatan kualitas kesehatan dan ekonomi masyarakat melalui unit usaha air isi ulang yang dikelola oleh BUMDES. Metode pelaksanaan dalam program pengabdian antara lain: 1) peningkatan infrastruktur, 2) penyediaan teknologi, dan 3) peningkatan kapasitas lembaga agar dihasilkan Desa Bangun Purba yang mandiri air bersih yang berkelanjutan. Hal ini menjadi objek edukasi bagi masyarakat desa, dunia akademik dan desa lain. Hasil yang diperoleh yaitu penyediaan teknologi tepat guna pengolahan air bersih menjadi air layak konsumsi kapasitas 30 L/min, peningkatan pengetahuan pengurus KKM yang mengoperasikan sistem pengolahan air bersih layak konsumsi dan depot air minum, Unit usaha depot air minum telah terbentuk dengan kapasitas 200 galon/hari, unit ATM air minum dengan kapasitas 200 galon perhari telah dirancang. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kehidupan masyarakat desa baik dari aspek kesehatan maupun ekonomi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Junita, E. (2014). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Bangun Purba. Jurnal Martenity and Neonatal, 1(5), 240-248.
Kelair BPPT. (2011). Pembuatan Filter Untuk Menghilangkan Zat Besi dan Mangan Di Dalam Air, diakses dari: http://www.kelair.bppt.go.id/Sitpa/Artikel/Filter/filter.html.
Laporan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Bangun Purba, 2016-2021.
Pamsimas. (2016). Latar Belakang. diakses dari: http://new.pamsimas.org/media.php?module=detailberita&id=936&cated=11.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.492/MENKES/PER/IV/ 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.416/MENKES/PER/IV/ 2010 tentang Persyaratan Air Bersih Layak Konsumsi.
QWater Indonesia. (2011). Teknologi Reverse Osmosis (RO), diakses dari: http://www.qwaterindonesia.com/air berkualitas/teknologi-reverse-osmosis-ro.
DOI: https://doi.org/10.26877/e-dimas.v11i4.4634
Refbacks
- There are currently no refbacks.
View My Stats
Jurnal E-Dimas telah terindeks pada:
E-Dimas (Educations-Pengabdian kepada Masyarakat) by LPPM Universitas PGRI Semarang is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.Based on a work at http://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas.