PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU

Ahmad Sudi Pratikno, Astri Hartatik

Abstract


Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.



Keywords


globalization, traditional art, ludruk

Full Text:

PDF

References


Efendi, Deni. (2015). “Fenomena "Kebudayaan Global" Yang Berimplikasi Pada Lunturnya Budaya Bangsa Dalam Kehidupan Masyarakatâ€. Makalah. https://text-id.123dok.com/document/yjo846mz-fenomena-kebudayaan-global-yang-berimpli.html

Hargianto, Dhelfyan, Sariyatun, dan Sri Wahyuni. (2016). “Perkembangan Seni Ludruk Kirun Dan Relevansinya Untuk Meningkatkan Apresiasi Siswa Terhadap Budaya Lokalâ€. Jurnal Candi, 14(2), 42-59.

Irianto, A. M. (2016). “Komodifikasi Budaya Di Era Ekonomi Global Terhadap Kearifan Lokal: Studi Kasus Eksistensi Industri Pariwisata dan Kesenian Tradisional di Jawa Tengahâ€. Jurnal Theologia, 27(1), 212–236. https://doi.org/10.21580/teo.2016.27.1.935

Jamil, M. Mukhsin, Khoirul Anwar, dan Abdul Kholiq. (2011). “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Lunturnya Kesenian Tradisional Semarang (Studi Eksplorasi Kesenian Tradisional Semarang)â€. Jurnal Riptek, 5(2), 41-51.

Larasati, D. (2018). “Globalization on Culture and Identity: Pengaruh dan Eksistensi Hallyu (Korean-Wave) Versus Westernisasi di Indonesiaâ€. Jurnal Hubungan Internasional, 11(1), 109. https://doi.org/10.20473/jhi.v11i1.8749

Samidi, S. (2019). “Identitas Budaya Masyarakat Kota: Teater Tradisi di Kota Surabaya Pada Awal Abad XXâ€. Indonesian Historical Studies, 3(1), 1. https://doi.org/10.14710/ihis.v3i1.5308

Suneki, Sri. (2012). “Dampak Globalisasi Terhadap Eksistensi Budaya Daerahâ€. Jurnal Ilmiah CIVIS, 2(1). 307-321.

Surahman, S. (2013). “Dampak Globalisasi Media Terhadap Seni dan Budaya Indonesiaâ€. Jurnal Komunikasi, 2(1), 29–38.

Salim, K., Sari, M. P., Islam, J. M. P., & Riau, S. A. K. (2014). Pengaruh Globalisasi Terhadap Dunia Pendidikan. Makalah Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, STAI Abdurahman Kepulauan Riau. Hlm. 1-11.




DOI: https://doi.org/10.26877/civis.v12i2.10623

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 CIVIS



Creative Commons License

Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN 2597-4408 (Online - Elektronik)


.