PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU
Abstract
Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
Full Text:
PDFReferences
Alharbi, N. S., Khaled, J. M., Kadaikunnan, S., Alobaidi, A. S., Sharafaddin, A. H., Alyahya, S. A., Almanaa, T. N., Alsughayier, M. A., & Shehu, M. R. (2019). Prevalence of Escherichia coli strains resistance to antibiotics in wound infections and raw milk. Saudi Journal of Biological Sciences, 26, 1557–1562. https://doi.org/10.1016/j.sjbs.2018.11.016
Amelia, R. & Burhanuddin, N. (2018). Identifikasi bakteri Staphylococcus aureus dengan infeksi nosokomial pada sprei di ruang perawatan pascabedah RSUD Labuang Baji Kota Makassar. Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 1, 272–278. https://jurnal.yapri.ac.id/index.php/semnassmipt/article/view/42/42
Froughreyhani, M., Salemmilani, A., Mozafari, A., & Hosein-Soroush, M. (2018). Effect of electric currents on antibacterial effect of chlorhexidine against Entrococcus faecalis biofilm: An in vitro study. Journal of Clinical and Experimental Dentistry, 10(12), 1223–1229. https://doi.org/10.4317/jced.55369
Gomez-Gomez, A., Brito-de la Fuente, E., Gallegos, C., Garcia-Perez, J. V., & Benedito, J. (2021). Combined pulsed electric field and high-power ultrasound treatments for microbial inactivation in oil-in-water emulsions. Food Control, 130, 108348. https://doi.org/10.1016/j.foodcont.2021.108348
Hamida, F., Aliya, L. S., Syafriana, V., & Pratiwi, D. (2019). Escherichia coli resisten antibiotik asal air keran di kampus ISTN. Jurnal Kesehatan, 12(1), 63-72. https://doi.org/10.23917/jk.v12i1.8958
Karimela, E. J., Ijong, F. G., & Dien, H. A. (2017). Characteristics of Staphylococcus aureus isolated smoked fish pinekuhe from traditionally processed from Sangihe District. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 20(1), 188-198. https://doi.org/10.17844/jphpi.v20i1.16506
Novaryatiin, S., Pratomo, G. S., & Yunari, C. (2018). Uji daya hambat ekstrak etanol daun jerangau hijau terhadap Staphylococcus aureus. Borneo Journal of Pharmacy, 1(1), 11–15. https://doi.org/10.33084/bjop.v1i1.236
Lestari, D. R. W. (2017). Hubungan antara pengetahuan dan kebiasaan mencuci tangan pengasuh dengan kejadian diare pada balita di Kelurahan Bandarharjo. Journal of Health Education, 2(1), 39-46. https://doi.org/10.15294/jhe.v2i1.13867
Faizsa, L. N. (2017). Pengaruh medan listrik berpulsa dan cahaya Ultraviolet-C terhadap pertumbuhan Escherichia coli. (SKRIPSI: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) Retrieved from http://etheses.uin-malang.ac.id/11059/
Prabowo, F. I., & Habib, I. (2012). Identifikasi pola kepekaan dan jenis bakteri pada pasien infeksi saluran kemih di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 12(2), 93-101. https://doi.org/10.18196/mmjkk.v12i1.1009
Rahman, Hardi, I., & Baharuddin, A. (2018). Identifikasi bakteri Staphylococcus Sp pada handphone dan analisis praktik personal hygiene. Window of Health, 1(1), 40–49. http://jurnal.fkmumi.ac.id/index.php/woh/article/view/woh1108
Rahmadani, A., Budiyono, B., & Suhartono, S. (2017). Gambaran keberadaan bakteri Staphylococcus aureus, kondisi lingkungan fisik, dan angka lempeng total di udara ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. M. A. Hanafiah SM Batusangkar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(5), 492-501. https://doi.org/10.14710/jkm.v5i5.19171
Saris, H. B., Hermawan, H. & Syakur, A. (2012). Simulasi distribusi tegangan dan medan listrik pada isolator suspensi 20 KV 3 sirip dengan 4 tipe ukuran sirip. Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, 1(4), 218-225. https://doi.org/10.14710/transient.1.4.218-225
Shawki, M. M., & Gaballah, A. (2015). The effect of low AC electric field on bacterial cell death. Romanian Journal of Biophysics, 25(2), 163-172. http://www.rjb.ro/articles/418/2015-2_Shawki.pdf
Tirono, M. (2013). Efek medan listrik ac terhadap pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumoniae. Jurnal Neutrino: Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 5(2), 116-122. https://doi.org/10.18860/neu.v0i0.2439
Widianingsih, M., & De Jesus, A. M. (2018). Isolasi Escherichia coli dari urine pasien infeksi saluran kemih di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Al-Kauniyah: Journal of Biology, 11(2), 99-108. https://doi.org/10.15408/kauniyah.v11i2.5899
Wikananda, I. D. A. R. N., Hendrayana, M. A., & Pinatih, K. J. P. (2019). Efek antibakteri ekstrak ethanol kulit batang tanaman cempaka kuning (M. champaca L.) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Jurnal Medika, 8(5). https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum/article/view/50026/29778
Zituni, D., Schüt-Gerowitt, H., Kopp, M., Krőnke, M., Addicks, K., Hoffmann, C., Hellmich, M., Faber, F., & Niedermeier, W. (2013). The growth of Staphylococcus aureus and Escherichia coli in low-direct current electric fields. International Journal of Oral Science, 6, 7-14. https://www.nature.com/articles/ijos201364
DOI: https://doi.org/10.26877/bioma.v11i1.9561
Refbacks
- There are currently no refbacks.