DAMPAK PERNIKAHAN DINI PADA WANITA DI DESA AMONGROGO KECAMATAN LIMPUNG KABUPATEN BATANG

Vita Yonanda Fitriani, Heri Saptadi Ismanto, G Rohastono Adjie

Abstract


Pernikahan dini dalam masyarakat pada kenyataanya masih sering dijumpai meskipun peraturan pemerintah terus melakukan perbaikan mengikuti situasi dan kondisi. Fenomena menikah dini ini juga masih terdapat di Desa Amongrogo Kecamatan Limpung Kabupaten Batang. Untuk melihat lebih jauh mengenai pernikahan dini penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak apa saja yang ditimbulkan dari adanya pernikahan dini di Desa Amongrogo Kecamtan Limpung Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam peneltitian ini digunakan metode pengambilan data secara observasi, wawancara, serta dokumentasi. Wawancara dilakukan melalui media yaitu google form, via Whatsapp, dan secara langsung pada beberapa narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak yang ditimbulkan dari pernikahan dini dapat dilihat dari dua sisi yaitu dampak positif dan dampak negatif. Pernikahan dini berdampak pada psikologis isteri atau perempuan yang dapat semakin dewasa baik secara emosi maupun spiritual namun, dalam pernikahan tersebut juga muncul adanya kekhawatiran. Secara sosial berkurangnya kebebasan dalam berteman. Secara ekonomi meningkatnya kebutuhan-kebutuhan rumah tangga sehingga mengharuskan beberapa perempuan ikut bekerja untuk mencukupi kebutuhan tersebut


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26877/dm.v18i3.14231

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) telah terindeks pada:

         

Creative Commons License

JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) by LPP Universitas PGRI Semarang is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://journal.upgris.ac.id/index.php/jp3.